Senin, 18 November 2013

DIRI KU MELAYANG

Dari judul sih pasti udah keliatan lebay, apanya coba yang melayang? aku masssaaa sihhh...
aku juga bingung dengan apa yang di maksud melayang, gak mungkin kan badan ku ini melayang? atau kepalaku yang melayang? itu juga gak mungkin ... terus apa yang melayang.... bingung....
nah kalo saat-saat kaya gini lagu raisa cocok banget nih di dengerin.
perhatiin deh cuplikan lagunya,,,
Kau datang dan jantungku berdegup kencang
Kau buatku terbang melayang
Tiada ku sangka getaran ini ada
Saat jumpa yang pertama
Mataku tak dapat terlepas darimu
Perhatikan setiap tingkahmu
Tertawa pada setiap candamu
Saat jumpa yang pertama.

Minggu, 17 November 2013

CINTA YANG KEMBALI



Kamarku masih terlihat gelap dan hanya tersinari oleh lampu di ruangan sebelah yang membersitkan cahaya melewati sela- sela fentilasi. Mataku masih menyipit dan enggan untuk beranjak, si mbok yang kebetulan menginap di kost ku mencoba membangunkan ku.

“ai … ayo bangun, ndang solat dulu udah jam 5 loh...” Kata si mbok. Rasanya sungguh malas dan sangat malas, aku mencoba untuk mengumpulkan sisa-sisa nyawa yang tadi masih gentayangan di alam mimpi. Ku saut hp ku yang ku taruh disamping bantal ku. Satu pesan ku terima, ternyata dari rasno teman kost ku yang tepatnya kamar dia berada di lantai bawah.

Sabtu, 16 November 2013

Rasa… rasakan… biar tau rasa.


RasaRasakanRasaRasakanRasaDan Rasakan
Ada apa dengan rasa?
Rasa itu apa ?
Apa sih maunya rasa ?
Kenapa ada rasa ?
Kenapa harus ada rasa ?
Rasa……. ku ingin memerangi mu !
Resah sudah….Ternyata beginilah rasanya, lama tak merasakan namanya marah, jengkel, kesal, sebal…. Dan yang sejenis dengan rasa tadi. Kenapa di sini banyak yang menjengkelkan, siapa yang salah, Kau aku atau keadaan ini.

Minggu, 10 November 2013

TIKET KESABARAN SERIBU RUPIAH

angin...
terbangkan kelopak-kelopak keindahan.
hanyutkan hati semakin dalam.
disaat mentari menyinari dedaunan.
embun-embun bergeliat kepanasan

angin kenapa kau menyapaku dengan begitu lembut. Membawa ku ke sudut yang begitu sejuk, aku tak tau kenapa angin begitu indah ketika menerbangkan, mengoyak dan memisahkan kelopak bunga kuning hingga akhirnya mereka menghujaniku di saat aku menunggu bus kuning datang(bus kampus).