Senin, 23 Mei 2016

Sepucuk Surat Kedua untuk Aku





Hai? ya kamu kembali lagi ke zona yang seperti itu. Hai sedang apa hatimu kini? Hai kamu ingatkah dulu juga hal itu pernah terjadi, dan kini terulang kembali. Bukankah kau menginjak kubangan yang sama?
Hai masih mau menitikkan rintikan di lembah parasmu itu? Sadarkah, sudah tak ada gunanya. Berkali-kali menuntut lebih dan lebih baik, berkali-kali pula lemah denga hal itu lagi.