Senin, 27 November 2017

Suka dan Tidak

Aku senang berjalan, jika itu tentang langkah. Aku senang mengayuh jika itu tentang berputar. Aku senang mengendarai jika itu tentang melaju. Aku tak suka berjalan tak punya tujuan. Aku tak suka mengayuh lalu terjatuh. Aku tak suka mengendarai jika salah jalan.
Aku senang berpindah jika itu tentang ketenangan. Aku senang tersenyum jika itu tentang keceriaan. Aku senang berbicara jika itu perlu. Aku senang sendiri jika itu kenyamanan. Aku tak suka menetap jika itu paksaan. Aku tak suka murung karena sedih. Aku tak suka diam jika tanpa alasan. Aku tak suka ramai jika itu menggunjing.

Senin, 23 Mei 2016

Sepucuk Surat Kedua untuk Aku





Hai? ya kamu kembali lagi ke zona yang seperti itu. Hai sedang apa hatimu kini? Hai kamu ingatkah dulu juga hal itu pernah terjadi, dan kini terulang kembali. Bukankah kau menginjak kubangan yang sama?
Hai masih mau menitikkan rintikan di lembah parasmu itu? Sadarkah, sudah tak ada gunanya. Berkali-kali menuntut lebih dan lebih baik, berkali-kali pula lemah denga hal itu lagi.

Selasa, 05 Januari 2016

Mimpi Berubahlah, Wahai Mimpi

Keinginan adalah sebuah kata yang membuat seseorang untuk bermimpi. Bermimpi pasti mengharapkan sebuah indahnya kebahagiaan, dan sedikit sekali seseorang bermimpi untuk menjadi orang yang buruk. Kalaupun dia bermimpi menjadi penjahat sekalipun pastilah menjadi penjahat yang terbaik bagi dirinya.
Sama seperti berubah, sebuah kata yang menjadikan seseorang berbeda. Bisa menjadi lebih baik dan menjadi lebih buruk. Lantas apa yang akan di bahas, tentunya berhubungan dengan kedua kata mimpi dan berubah. Tepatnya MERUBAH MIMPI.
Kenapa kita perlu merubah mimpi? Karena seiring berjalannya waktu hidup dan kebutuhan kita berubah, dan semua menjadi berubah. Entah sedikit entah sedang ataukah banyak perubahan akan selalu terjadi pada seseorang.

Jumat, 25 Desember 2015

Mimpi dalam Angan Kesadaran


Terbangun dengan penuh mimpi, namun bukan mimpi si bunga tidur yang menghiasi tidur di malam-malam seperti biasanya. Lebih tepatnya ini adalah mimpi tentang kehidupan yang di rangkai oleh angan seorang manusia. Mungkinkah hanya aku yang memikirkan hal ini. Aku tak memahaminya, sulit untuk terus aku perkirakan.
Ada yang bilang janganlah hidup dengan perakira-prakira yang tak jelas akhirnya, karena mungkin kau akan menyesalinya. Tetapi itu sangat menyulitkan, karena gudang memori di sini amat kerap memikirkanya.
Terkadang terbesit harapan di mana hanya memikirkan hal-hal yang menggembirakan saja, tak ada dia, tak ada sedih, tak ada kecewa, tak ada menyesal, tak ada ketergantungan kebahagiaan ketika sosoknya datang dan memancarkan senyumnya. Sungguh aku merindukan hati dan pikiran yang masih murni.