Minggu, 17 November 2013

CINTA YANG KEMBALI



Kamarku masih terlihat gelap dan hanya tersinari oleh lampu di ruangan sebelah yang membersitkan cahaya melewati sela- sela fentilasi. Mataku masih menyipit dan enggan untuk beranjak, si mbok yang kebetulan menginap di kost ku mencoba membangunkan ku.

“ai … ayo bangun, ndang solat dulu udah jam 5 loh...” Kata si mbok. Rasanya sungguh malas dan sangat malas, aku mencoba untuk mengumpulkan sisa-sisa nyawa yang tadi masih gentayangan di alam mimpi. Ku saut hp ku yang ku taruh disamping bantal ku. Satu pesan ku terima, ternyata dari rasno teman kost ku yang tepatnya kamar dia berada di lantai bawah.


Pesan itu berisi : Selamat ulang taun ainun cantik :p tambah sukses dan GBU J mari tingkatkan akhlah bersama. Dan aku sadar hari ini ulang taun ku… J aku bahkan melupakan itu. Akhirnya aku rada sedikit bersemangat untuk bangun dan segera solat. . .

Setelah solat aku mencoba untuk menengok kamar yesika dan rasno, dan mereka masih tertidur pulas. Sedikit kecewa sih… mereka melupakan bangun pagi, padahal seharusnya jogging. Ku bangunkan mereka satu persatu layakya ibu yang membangunkan anak-anak balitanya dengan panggilan yang lembut tapi membuat telinga semakin penging… dan akhirnya mereka bangun.. dan aku senang. Setelah menunggu mereka siap-siap yang membutuhkan waktu selama 2 jam akhirnya kita capcus ke kampus. Pagi itu sudah jam 7, dan kita hanya berjalan-jalan saja dengan di selingi beberapa larian kecil. 


Sesampainya di depan gedung rektorat kita memulai untuk berlari beberapa putaran hingga benar-benar terasa lelah. Dan tujuan setelah itu tentunya makan dan makan. Kita berempat menuju ke pusat jajanan yang berada di dekat gerbang belakang entah apa itu namanya aku tak begitu peduli. “kalian mau makan apa?”kataku berlagak sok mau traktir, “ak sate”jawab rasno, “aku burjo” jawab yesi, “ aku ikut sate deh”jawab si mbok. Dan aku bingung sendiri… aku agak lama memilih menu dan memilih pedagang yang terlihat bersih…  hingga akhirnya ku pilih bubur ayam sukabumi…

Ku keluarkan beberapa puluhan ribu uang dan kuberikan kepada mereka. “nih nanti buat bayar, kita nanti kumpul di sana ya.” Kataku menegaskan kepada mereka agar nanti saat menikmati makanan bisa bersama. Singkat cerita semua sudah kenyang dan beranjak kitapun pulang ke kost. Di perjalanan kita terlihat seperti 4 pemudi yang sedang gila, menyanyi dengan nada-nada yang tak karuan dan begitu norak. Dan parahnya lagi si mbok meminta mampir ke masjid kampus (masjid NH) “enteni ya.. inyong garek meng WC sit.”kata-kata yang khas pun muncul dari bibir si mbok. “km mau ngapain has?”Tanya yesi pada si mbok. “biasa lah pup..”….” what…. Apa?” jawab aku, yesi, dan rasno. “ia lah batiri yuh ai..”ajak si mbok pada ku. Aku pun menganggukkan kepala dan mengikuti langkahnya, ya aku mau menemaninya karna aku juga ingin buang air kecil…

Setelah proses pembuangan itu selesai lanjut kita menuju kost dan sampailah di kost As-Syifa yang memiliki pintu gerbang tinggi berwarna hijau yang terlihat sangar. Kita langsung menuju kamar masing-masing, kecuali si mbok yang mengikutiku. “aku garep ngerjakna tugas sik ai.”kata si mbok padaku. “oh ya ga papa, aku juga mau tidur cape.” Jawabku. Dia menuju kamar yesika dan aku di cuekin, hanya melihat mereka mengerjakan tugas… dan itu membuat aku bosan. Aku tidur dan tak menghiraukan siapa pun. Dan ketika aku bangun mereka masih mengerjakan tugas. Aku lanjut untuk menyetrika beberapa helai pakaian yang sudah ku cuci kemarin. Setelah aku selesai mereka masih mengerjakan tugas, dan itu membuat aku bosan dan BT. “kalian ngapain sih ngerjain gituan aja gak selesai-selesai?” tanyaku agak penasaran. “lah aku itu gak mudeng sama tugasnya.”jawab mereka berdua. “lah kan Cuma ngrangkum ya di ambil pointnya, aku itu sampai bingung, padahal kita kan satu jurusan kenapa kalian sibuk aku gak ya.”kataku pada mereka. “ya orang kamu udah garap kemarin.” Jawab mereka rada membela. “oh ya udah lah aku mau liatin kalian aja sambil fban.”jawabku.
Lama dan lama sekali… sekali lamanya…

Aku sebal dan mulailah rindu pada sahabat-sahabatku ku yang dulu selalu membuat kejutan-kejutan yang menyeramkan di hari ulang tahunku. Aku mencoba untuk mengambil sisi positif dari kejadian ini. Mungkin karna kita belum terlalu saling mengenal. “has kamu mau pulang jam berapa?mau di anter gak?”Tanya ku pada si mbok memecahkan suasana. “ia.. ia aku mau di anter, nanti abis magrib ya?”jawab si mbok. “sama yesi aja deh di anternya.” Kataku. “moh… aku gak mau.. kamu aja.”jawab yesi loh knapa dari tadi kan dia ngerjain tugas bareng kamu.” Jawabku. “dia kan temen mu.”….. “ ya dia juga kan temen kamu.”…. udah-udah kalian berdua aja yang nganterin aku.”jawab si mbok. 


Akhirnya karna aku terlalu baik dan tak tega membiarkan si mbok ku yang pulang sendiri, aku pun berlagak jadi super women yang rela mengantarkan si mbok walau gerimis melanda kota solo saat itu. Dan apa yang terjadi, sebelum aku pergi mengantarkan si mbok. Mereka ber tiga memberikan sebuah bingkisan kecil, dengan bungkus kertas kado bermotif love. (Happy birthday ainun cantik… :p). Aku senang dan bahagia. Mereka ternyata menganggap ku sebagai teman.  “oh so sweeat.. makasih ya teman-tema cantik ku..”. ku buka bingkisan itu dan ternyata isinya adalah frame foto berwarna coklat(warna kesukaan ku) dengan teddy bear kecil di atasnya. Sungguh lucu dan aku sangat suka itu.  terimakasih teman aku seperti mendapat cinta baru yang kembali setelah lama tak ku dapatkan. Dan kata-kata yang begitu menyentuh, si mbok mengatakan “aku itu selalu senang bareng kamu, entah ap yang membuat begitu.”
AKU JUGA SENANG DEKAT KALIAN… 







Tidak ada komentar: